Sabtu, 13 April 2013

Konsep-konsep dan Tokoh-tokoh Geografi



BAB I
Pendahuluan
A.    Latar Belakang

Semakin hari bumi tempat manusia berdiri akan semakin tua, karena itu diperlukan kesadaran dari diri kita untuk dapat menjaga bumi ini dengan baik dan benar. Jika kita tidak mempunyai kesadaran akan hal ini maka bisa dipastikan kalau bumi ini semakin lama akan semakin buruk. Hal-hal buruk itu akan menimpa diri kita dan membuat banyak kerugian.

Hal-hal terbaik yang bisa kita lakukan saat ini adalah mencegah hal-hal buruk itu terjadi karenanya diperlukan kerja sama dari semua pihak. Salah satu cara yang bisa kita lakukan untuk mengurangi dampak kehancuran bumi ini adalah dengan bagaimana kita harus mengetahui tentang dasar-dasar bumi, berhubungan dalam hal ini maka kita harus mempelajari tentang bumi kita serta ilmu-ilmu yang terdpat didalamnya yaitu ilmu geografi.

Maka dari itu di sini penulis akan menjelaskan sedikit tentang geografi yang berkenaan dengan konsep-konsep geografi beserta tokohnya.

B.     Rumusan Masalah
1.      Apa pengertian dari geografi?
2.      Apa saja konsep-konsep geografi?
3.      Siapa saja tokoh-tokoh dalam geografi ?

C.    Tujuan
1.      Mengetahui pengertian dari geografi
2.      Mengetahui konsep-konsep geografi
3.      Mengetahui tokoh-tokoh geografi




BAB II
PEMBAHASAN


A.    Pengertian Geografi
Istilah Geografi berasal dari bahasa Yunani geo yang artinya bumi dan graphien yang artinya pencitraan. Geografi adalah ilmu pengetahuan yang menggambarkan segala sesuatu yang ada di permukaan bumi. Beberapa definisi Geografi yang dikemukakan para ahli geografi, antara lain sebagai berikut.
1. Bintarto (1977)
Geografi adalah ilmu pengetahuan yang mencitrakan, menerangkan sifat-sifat bumi, menganalisis gejala-gejala alam, dan penduduk, serta mempelajari corak yang khas mengenai kehidupan dan berusaha mencari fungsi dari unsur-unsur bumi dalam ruang dan waktu. Di sini dijelaskan bahwa geografi tidak hanya mempelajari alam (bumi) beserta gejala-gejalanya, tetapi geografi juga mempelajari manusia beserta semua kebudayaan yang dihasilkannya.
2. Vernor E. Finch dan Glen Trewartha (1980)
Geografi adalah deskripsi dan penjelasan yang menganalisis permukaan bumi dan pandangannyatentang hal yang selalu berubah dan dinamis, tidak statis dan tetap. Dari pengertian di atas Vernor & Glen menitikberatkan pada aspek fisik yang ada di bumi yang selalu berubah dari masa ke masa. Contoh:
a. Perubahan cuaca maupun iklim pada suatu tempat atau wilayah.
b. Perubahan kesuburan tanah akibat dari proses erosi dan pelapukan yang sangat tinggi.
3. Hartshorne (1960)
Geografi adalah ilmu yang berkepentingan untuk memberikan deskripsi yang teliti, beraturan, dan rasional tentang sifat variabel permukaan bumi. Dalam pandangan Hartshorne, geografi adalah suatu ilmu yang mampu menjelaskan tentang sifat-sifat variabel permukaan bumi secara teliti, beraturan, dan rasional. Contoh, seorang ahli geografi setelah melakukan analisis kewilayahan mampu membagi suatu wilayah menjadi beberapa satuan lahan yang potensial maupun lahan yang tidak potensial. Pembagian ini didasarkan pada beberapa parameter kebumian yang sesuai dengan syarat-syarat peruntukannya.

4. Yeates (1963)
Geografi adalah ilmu yang memerhatikan perkembangan rasional dan lokasi dari berbagai sifat yang beraneka ragam di permukaan bumi. Dalam pandangan Yeates, geografi adalah ilmu yang berperanan dalam perkembangan suatu lokasi yang dipengaruhi oleh sifat-sifat yang ada di permukaan bumi dengan tidak mengenyampingkan alasan-alasan yang rasional.
5. Alexander (1958)
Geografi adalah studi tentang pengaruh lingkungan alam pada aktivitas manusia. Dalam pandangan Alexander inilah mulai dibahas tentang hubungan timbal balik antara aktivitas manusia serta pengaruhnya terhadap lingkungan alam. Contoh, penebangan hutan yang tidak terkendali oleh manusia mengakibatkan terjadinya kerusakan lahan dan penggundulan hutan, yang dapat menyebabkan terjadinya bencana banjir dan tanah longsor.
6. Karl Ritther (1859)
Geografi adalah suatu telaah mengenai bumi sebagai tempat hidup manusia. Dalam kajiannya, studi geografi mencakup semua fenomena yang terdapat di permukaan bumi, baik alam organik maupun alam anorganik yang terkait dengan kehidupan manusia, termasuk aktivitas manusia juga turut dibahas. Contohnya, sungai adalah bagian dari alam anorganik yang mempunyai kaitan langsung dengan kehidupan manusia.
7. Von Ricthoffen (1905)
Geografi adalah studi tentang gejala dan sifat-sifat permukaan bumi serta penduduknya yang disusun berdasarkan letaknya, dan mencoba menjelaskan hubungan timbal balik antara gejala-gejala dan sifat tersebut.
8. Paul Vidal de La Blace (1915)
Geografi adalah studi tentang kualitas negara-negara, di mana penentuan suatu kehidupan tergantung bagaimana manusia mengelola alam ini.

B.     Konsep-konsep Geografi
Ada 10 konsep penting dari geografi sebagai berikut :
1.      Konsep Lokasi
Konsep lokasi dalam geografi menganalisis aspek-aspek positif dan negatif dari suatu tempat di permukaan bumi. Konsep lokasi biasanya digunakan untuk menjawab pertanyaan dimana lokasi geografis dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu :
Ø Lokasi absolut, yaitu lokasi suatu daerah berdasarkan garis lintang dan bujur
Ø Relatif lokasi, yaitu lokasi suatu daerah di permukaan bumi yang memiliki sifat berubah karena dipengaruhi oleh daerah sekitarnya. Contoh: Tanah di daerah perkotaan biasanya lebih mahal.
2.      Konsep Jarak
Jarak adalah pemisah alami. Jarak berhubungan dengan lokasi dan upaya untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Contoh :
Ø Perjalanan jarak untuk mengangkut bahan baku pabrik, mempengaruhi jumlah biaya transportasi.
Ø Lahan yang terletak jauh dari jalan raya lebih murah.
3.      Konsep Achievability
Achevability terkait dengan kondisi permukaan bumi. Sebagai contoh : suatu daerah terisolasi karena kondisi permukaan bumi yang menyebabkan ia sulit untuk mencapai. Ketergantungan umumnya perubahan sesuai dengan perkembangan ekonomi, ilmu pengetahuan, teknologi, dan transportasi.
Contoh : sebuah desa yang dikelilingi oleh rawa-rawa dan hutan biasanya sulit untuk dicapai daripada sebuah desa yang terletak di pantai.
4.      Konsep Pola
Pola ini terkait dengan ketergantungan pada berbagai fenomena geografis di permukaan bumi. Geografi belajar tentang bentuk dan pola penyebaran fenomena geografis.
Contoh :
Ø  Pola pemukiman di daerah pegunungan yang didominisasi oleh menyebar.
Ø  Pola sungai di daerah lipat umumnya teralis.
5.      Konsep Morfologi
Konsep morfologi, menunjukkan bentuk permukaan bumi sebagai hasil dari kekuatan endogen dan eksogen yang membentuk dataran rendah, dataran tinggi dan pegunungan. Contoh : tanah rendah sepanjang pantai utara jawa didomonisasi oleh perkebunan tebu.


6.      Konsep Aglomerasi
Yakni pengelompokkan fenomena di suatu kawasan dengan latar belakang adanya unsur-unsur yang lebih memberi dampak positif. contoh : kawasan industri, pertanian, dan pemukiman.

7.      Konsep Nilai Utilitas
Nilai kegunaan, manfaat yang diberikan oleh suatu wilayah di muka bumi pada makhluk hidup, tidak akan sama pada semua orang. Contoh :
Ø Laut memiliki nilai utilitas lebih untuk nelayan, dibandingkan dengan petani.
Ø Hutan memiliki nilai utilitas lebih untuk pecinta alami dibandingkan dengan siswa.
8.      Konsep Interaksi
Interaksi adalah hubungan timbal balik antara dua daerah atau lebih yang dapat menghasilkan fenomena baru, penampilan dan masalah. Dalam interaksi, satu fenomena tergantung pada yang lain. Contoh : interaksi kota-desa terjadi karena adanya perbedaan potensi alam, misalnya : desa memproduksi bahan baku, sementara kota ini menghasilkan produk industri, karena kedua daerah saling membutuhkan, maka interaksi yang terjadi.
9.      Konsep Deferensi Daerah
Daerah-daerah yang terdapat di muka bumi berbeda satu sama lain. Dapat dicermati dari corak yang dimiliki oleh suatu wilayah dengan wilayah yang lainnya. Contoh : jenis tanaman budidayakan di dataran tinggi akan berbeda dari jenis-jenis tanaman di dataran rendah. Rinci ditemukan diiklim junghunn, misalnya:
a.    Zona ketinggian 0-700m, jenis-jenis tanaman budidaya adalah : teh, kelapa dan jagung.
b.   Zona ketinggian 700-1500m, jenis-jenis tananaman budidaya adalah : teh, kopi, kakao.tembakau dan kina.
c.    Zona ketinggian 1500-2500m, memiliki tanaman seperti pinus dan pohon casuarinas.
d.   Zona ketinggian lebih dari 2500, jenis tanaman yang didominisasi oleh jamur.
Selain itu, konsep diferensiasi daerah juga digunakan untuk melihat jenis mata pencaharian, misalnya penduduk yang hidup di wilayah pesisir memiliki tudung berarti dominan sebagai nelayan, yang berbeda dari orang-orang yang hidup di dataran rendah yang cenderung bekerja sebagai petani sebagai alat mereka mata pencaharian.
10.  Konsep keterkaitan spasial
Keterkaitan spasial menunjukkan hubungan antara satu fenomena tersebar dan lainnya, baik dari segi fenomena fisik atau non-fisik. Contoh : Daerah pedesaan dan perkotaan misalnya, : penduduk di wilayah perkotaan perlu makanan dari daerah pedesaan, di sebaliknya penduduk dari daerah pedesaan perlu memasarkan produk alami mereka ke kota.

C.    Tokoh-tokoh Geografi
 Di bawah ini merupakan tokoh-tokoh geografi yang berpengaruh dalam mengembangkan ilmu geografi :
1.      Erathosthenes
Erathosthenes ialah orang pertama yang paling berjasa memperkenalkan istilah geografi. Berasal dari kata geographika artinya Writing about Earth or Description of The Earth. Erathosthenes membuktikan bahwa bumi itu berbentuk bola. Hal ini dibuktikan melalui pengukuran pada saat matahari berada diBelahan Bumi Utara tepatnya di Kota Aswan (Seyne) dengan membuat sumur sehingga sinar matahari tepat tegak lurus di atas sumur tersebut. Pembuktian ini dilanjutkan dengan membandingkan sudut datang sinar matahari di Kota Iskandariah sehingga diperoleh hasil bahwa keliling bumi berjarak 252.000 stadia (1 stadia = 157 meter). Hasil dari pengukuran tersebut sama dengan keliling bumi yang sebenarnya.
2.   Crates
Crates ialah orang yang mengembangkan hasil pengukuran Erathosthenes menjadi sebuah globe pertama dalam bentuk yang se derhana. Crates membuat tiga benua tambahan sebagai penye imbang globe yang dibuatnya. Pandangan Crates melahirkan konsep Antipoda atau benua selatan yang besar dan dikenal dengan nama Terra Australis.


3.   Claudius Ptoleumaeus
Claudius Ptoleumaeus dianggap sebagai peletak dasar geografi yang pertama. Dalam bukunya yang berjudul Geographike Unphegesis, Ptolemaeus memberikan batasan geografi. Geografi adalah suatu penyajian dengan menggunakan peta yang menunjukkan kenampakan umum di muka bumi.
4.   Bernhardus Varenius
Bernhardus Varenius mengemukakan pendapat bahwa dalam geografi terdapat dualisme. Pada satu pihak geografi mempelajari proses dan fenomena yang bersifat alamiah. Selain itu di lain pihak kajian dari disiplin ilmu geografi mempelajari fenomena sosial dan budaya yang terjadi dan berkembang dalam masyarakat. Atas dasar inilah Varenius membagi geografi menjadi dua bagian, yaitu sebagai berikut.
a.    Geografi Generalis, yang mencakup tiga bagian sebagai berikut:
1)Teresterial, yaitu pengetahuan bumi sebagai keseluruhan dan ukurannya.
2)Falakiah, yaitu membicarakan relasi bumi dengan planet dan bintang-  bintang di jagat raya.
3)Komparatif, yaitu menyajikan deskripsi mengenai bumi secara keseluruhan.
b.   Geografi Sosialis, dibagi menjadi tiga bagian, yaitu sebagai berikut.
    1)Aspek langit, yaitu secara khusus membicarakan keadaan iklim.
2)Aspek permukaan bumi, yaitu menyajikan relief, flora dan fauna di berbagai   negara.
3)Aspek manusia, yaitu membicarakan berbagai penduduk, perdagangan, dan pemerintahan di berbagai negara.
5. Immanuel Kant
Immanuel Kant dianggap sebagai peletak dasar geografi modern dan
pengembang paham fisis determinis. Beliau menganggap geografi sebagai
suatu disiplin ilmiah. Menurut Kant, ilmu pengetahuan dapat dipandang dari tiga sudut yang berbeda, yaitu sebagai berikut.
a.   Ilmu pengetahuan yang menggolong-golongkan fakta berdasarkan
jenis objek yang mempelajarinya disebut ilmu pengetahuan sistematik. Misalnya, Botani, Geologi, dan Sosiologi.
b. Ilmu pengetahuan yang memandang gabungan antarfakta sepanjang masa. Ilmu pengetahuan yang mempelajarinya adalah Sejarah.
c.  Ilmu pengetahuan yang memandang fakta-fakta yang berkenaan dengan ruang. Ilmu pengetahuan yang mempelajarinya adalah Geografi.
6. Alexander von Humbolt
Alexander von Humbolt memberikan batas-batas di antara ilmu pengetahuan
dan membaginya ke dalam tiga golongan, yaitu sebagai berikut.
a. Physiography, ilmu yang sistematik.
b. Naturchicte, penekanannya terhadap semua hal yang berhubungan dengan waktu.
c. Geognesie oder weltbeschreibung, uraian tentang bumi atau dunia yang membahas mengenai persebaran pola keruangan. Berdasarkan tulisannya mengenai kajian geografi, Humbolt dikenal sebagai peletak dasar geografi fisika modern.
7. Karl Ritter
Karl Ritter berpendapat bahwa alam menjadi faktor utama. Faktor alam menentukan gejala kemanusiaan (fisis determinis). Ritter dikenal sebagai peletak dasar geografi sosial. Pada awalnya banyak ahli geografi yang menganut paham fisis
determinis. Semenjak abad XIX banyak ahli geografi yang berupaya
meninggalkan
faham fisis determinis. Terutama paham yang dikembangkan
Paul Vidal de la Blace yang dikenal pelopor aliran Prancis,
yaitu possibilisme.
Menurut aliran possibilisme alam hanya menawarkan beberapa
kemungkinan terhadap manusia dan manusia sendiri yang memilih
kemungkinan-kemungkinan tersebut. Manusia memiliki akal dan pikiran untuk memperbaiki kehidupannya melalui kemungkinan yang ditawarkan alam.













BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan
·         Istilah Geografi berasal dari bahasa Yunani geo yang artinya bumi dan graphien yang artinya pencitraan. Geografi adalah ilmu pengetahuan yang menggambarkan segala sesuatu yang ada di permukaan bumi.
·         Beberapa definisi Geografi yang dikemukakan para ahli geografi, antara lain sebagai berikut :
1. Bintarto (1977)
Geografi adalah ilmu pengetahuan yang mencitrakan, menerangkan sifat-sifat bumi, menganalisis gejala-gejala alam, dan penduduk, serta mempelajari corak yang khas mengenai kehidupan dan berusaha mencari fungsi dari unsur-unsur bumi dalam ruang dan waktu.
2. Vernor E. Finch dan Glen Trewartha (1980)
Geografi adalah deskripsi dan penjelasan yang menganalisis permukaan bumi dan pandangannyatentang hal yang selalu berubah dan dinamis, tidak statis dan tetap.
3. Hartshorne (1960)
Geografi adalah ilmu yang berkepentingan untuk memberikan deskripsi yang teliti, beraturan, dan rasional tentang sifat variabel permukaan bumi.
4. Yeates (1963)
Geografi adalah ilmu yang memerhatikan perkembangan rasional dan lokasi dari berbagai sifat yang beraneka ragam di permukaan bumi.
5. Alexander (1958)
Geografi adalah studi tentang pengaruh lingkungan alam pada aktivitas manusia.
6. Karl Ritther (1859)
Geografi adalah suatu telaah mengenai bumi sebagai tempat hidup manusia.
7. Von Ricthoffen (1905)
Geografi adalah studi tentang gejala dan sifat-sifat permukaan bumi serta penduduknya yang disusun berdasarkan letaknya, dan mencoba menjelaskan hubungan timbal balik antara gejala-gejala dan sifat tersebut.

8. Paul Vidal de La Blace (1915)
Geografi adalah studi tentang kualitas negara-negara, di mana penentuan suatu
kehidupan tergantung bagaimana manusia mengelola alam ini.
·         Ada 10 konsep penting dari geografi, sebagai berikut :
1.      Konsep Lokasi
2.      Konsep Jarak
3.      Konsep achievability
4.      Konsep pola
5.      Konsep morfologi
6.      Konsep Aglomerasi
7.      Konsep nilai utilitas
8.      Konsep interaksi
9.      Konsep deferensiasi daerah
10.  Konsep keterkaitan parsial
·         Tokoh-tokoh geografi :
1.         Erathosthenes
2.         Crates
3.         Claudius Ptoleumaeus
4.         Bernhardus Varenius
5.         . Immanuel Kant
6.         Alexander von Humbolt
7.          Karl Ritter










DAFTAR PUSTAKA


http://almauzuna.blogspot.com/2012/09/10-konsep-geografi-dan-contohnya.html diakses pada tanggal 04 desember 20012 pukul : 08.00 wib

http://nurhikmaa.blogspot.com/2012/04/sejarah-geografi-dan-tokoh-geografi.html diakses pada tanggal 05 desember 2012 pukul : 10.00 wib

http://dedigeografi.blogspot.com/2012/03/istilah-geografi-berasal-dari-bahasa.html diakses pada tanggal 05 desember 2012 pukul : 10.00 wib

http://learnsgeography.forumotion.net/t9-konsep-konsep-geografi. Html diakses pada tanggal 04 desember 2012 pukul 08.30 wib.









Tidak ada komentar:

Poskan Komentar